Menu Close

Kenapa Bisnis Bisa Berhasil

Secara intens berorientasi pada tujuan adalah karakteristik dari setiap pengusaha sukses. Mereka memiliki visi, dan mereka tahu bagaimana untuk sampai ke sana. Kemampuan Anda untuk menetapkan sasaran dan membuat perencanaan untuk pencapaian Anda adalah keterampilan yang diperlukan untuk sukses. Sebagai pengusaha, Anda harus sepenuhnya percaya pada tujuan Anda, dan bahwa Anda bisa melakukannya. Pikirkan bahwa apa yang Anda lakukan akan memberikan kontribusi pada perbaikan lingkungan, diri pribadi dan keluarga Anda.

Pada tahun 2002, dia mendirikan sebuah perusahaan televisi yang bernama JTV di Surabaya. Selain itu, dia juga mendirikan Batam TV yang bertempat di Batan dan juga Riau TV yang berdiri di Pekanbaru. Di awal tahun 2009, Dahlan Iskan menjabat sebagai komisaris FIC . Perusahaan tersebut merupakan sebuah perusahaan yang membangun SKKL atau Sambungan Komunikasi Kabel Laut diantara Surabaya dan Hongkong yang mempunyai panjang sekitar four.300 km.

Untuk itu Anda perlu menjaga hubungan yang baik dengan para relasi. melakukan aktivitas sehari-hari karena ketertarikan dia, peluang untuk tumbuh dan berekspansi mustahil tanpa visi atau tujuan berbisnis. Bermodalkan Rp750 ribu ia mulai membeli ikan dari tempat pelelangan dan mulai memasarkannya ke sejumlah restoran yang berada di Pangandaran. Setelah mengalami kesulitan di awal usahanya, seiring berjalannya waktu Susi berhasil menguasai pelelangan ikan di Pangandaran bahkan hingga melakukan ekspor ikan dan lobster.

Misalnya bisnis refil tinta, merakit komputer, jual beli buku, cuci kiloan, melukis sepatu dan melukis kaos sama. Wirausaha muda inovatif ini banyak ditemui di kota Yogyakarta dan Bandung. Kreativitas tinggi harus dimiliki setiap individu dalam bidang yang digeluti tak terkecuali dalam dunia wirausaha. Kewirausahaan merupakan gabungan kreativitas, inovasi,dan keberanian hadapi resiko dengan bekerja keras membentuk dan memelihara usaha. Keberhasilan wirausaha akan tercapai apabila didukung dengan beragam faktor termasuk kreativitas.

Kenapa Bisnis bisa berhasil

Menurut pikirannya, pemodal kuat dalam negeri saja sudah mulai mengganggu kehidupan pengusaha kecil, apalagi kalau pengusaha yang datang itu dari luar negeri. Bukankah setiap kali Sogo masuk ke suatu pusat pertokoan, pesaing yang sudah ada biasanya minggir. Tapi ternyata bukan modal asing, dan pangsa pasar Sogo pun juga tidak sama, akhirnya Abdul Latief tidak terlalu keberatan lagi. Memang Abdul Latief mempunyai pertokoan di Blok M, tetapi tidak di pusat pertokoannya. Pada usia 23, dengan modal Rp500 ribu dari ibunya, Saleh memulai bisnis pembuatan banner sekolah. Usianya masih muda, sekitar 26 tahun, dari sana berbagai jabatan dia raih dalam perusahaan yang berbeda.

Semakin besar investasi yang ditanam dalam sebuah bisnis, maka tingkat risikonya semakin besar, demikian pula sebaliknya. Risiko besar biasanya juga menjanjikan hasil yang besar pula, sedangkan risiko yang kecil juga memberikan hasil yang kecil. Dapatkan pinjaman dengan bunga kompetitif dan kemudahan proses pengajuan. Akseleran juga sudah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin.

Jangan sampai tidak punya ciri khas, karena di tengah lautan persaingan tanpa sesuatu yang unik untuk ditawarkan maka produk Anda akan diabaikan. Faktor pertama yang cukup menentukan keberhasilan sebuah program pemasaran adalah soal pangsa pasar. Sebab perlu diakui memasarkan produk dengan pangsa pasar luas jauh lebih mudah dibanding yang pangsanya sedikit. Artinya semakin luas pangsa pasarnya maka peminatnya semakin banyak, sehingga kesuksesan pemasaran jauh lebih mudah diraih.

Sebagai seorang wirausaha baik pemula maupun sudah ahli, belajar dan terus belajar merupakan hal yang wajib di lakukan. Belajar dengan hal-hal baru mengenai suatu hal atau konsep bisnis merupakan ciri khas wirausaha sukses. Anda dapat belajar ilmu terbaru yang bersumber dari web, teman bahkan anda tak perlu malu belajar dengan wirausaha lain tentang hal baru meskipun wirausaha tersebut belum sepengalaman anda. Mereka belajar lewat pengalaman pribadi dan orang lain, membaca jurnal, majalah, maupun buku, hingga bertukar pikiran dengan para pengusaha lainnya. Mereka juga percaya pada kemampuan diri dan pengetahuan yang mereka miliki untuk dapat menjalankan usahanya.